Pernah tidak kamu merenungkan betapa kayanya kosakata yang kita miliki? Dalam bahasa Indonesia, penyebutan nama anak hewan itu cenderung praktis dan sederhana karena tinggal mengikuti nama induknya. Misal induk seekor sapi punya anak, kita cukup menyebutnya anak sapi. Contoh lain yang sering kita dengar sehari-hari: gajah punya anak gajah, bebek punya anak bebek, dan seterusnya. Praktis, bukan?